FF ~ Perfection Love

 

Cast     : Lee Jeun Hye

Kim Ryeo Wook

 

 

Perkenalkanaku, aku Lee Jeun Hye yeoja biasa yang baru saja lulus dari audisi SMEnt dan sedang melakukan trainee beberapa bulan karena umur ku yang sudah beranjak 19 tahun.

Di sini aku mempunyai seseorang yang sudah aku anggap sebagai oppa ku sendiri. Lee Hyuk Jae, ya anggota dari grup Super Junior ini sangat baik. Selalu ada di saat aku sedang sedih, tidak berdaya untuk menahan kejam nya dunia Entertain.

Dan selama di sini, biarkanaku jujur tentang perasaan ku saat ini. Aku benar-benar sangat menyukai Kim Ryeo Wook. Kami memang dekat namun aku rasa penghalang bersama itu lebih besar..

Penghalang itu adalah karena aku dan dia berada di dalam 1 agency yang sama. Kami di larang berhubungan.

 

Flashback

 

“Aku katakan pada kalian sekali lagi. Kalian tidak boleh berhubungan. Arra?” suara Sooman ahjussi sedikit berteriak.

“Nde ahjussi aku mengerti.” Aku mengganggukan kepala ku dan aku hanya melihat Wookie hanya diam.

 

Flashback End

 

 

“Yak Hyenie, apa yang kau lakukan? Kau tidak latihan hari ini?” Eunhyuk oppa menghampiri ku.

“Ani oppa, hari ini tidak ada latihan, jam bebas.”

“Dan kau gunakan waktu itu untuk memikirkan hal yang telah terjadi beberapa bulan yang lalu?”

Aku mendesah pelan. Dia selalu tahu apa yang aku lakukan di saat seperti ini. Aku memang selalu meratapi yang terjadi pada ku. Dan hanya aku yang merasakan nya. Karena aku rasa Wookie oppa terlihat baik-baik saja.

“Aku… aku tidak ingin memikirkan nya, tapi hal itu selalu menghampiri ke otak ku.”

Aku mengigit bibir bawah ku, ragu dengan ucapan ku tadi.

“Ah terserah kau saja. Ikut aku makan siang? Temani aku hari ini.” Eunhyuk menarik tangan ku pelan.

“Nde, aku ikut.”

 

 

Ryeowook POV

 

Entah sudah berapa lama aku tidak berbicara dengan nya. Semenjak kejadian itu. Dan karena kesibukan ku. Namun begitu walau tidak ada aku, masih ada Eunhyukie hyung yang bersama nya. Aku yakin dia baik-baik saja.

“Hai Wookie oppa.” Sapa Dalma yang baru saja datang.

“Eh? Hai.Adaapa kemari?”

“Kau sudah makan siang?”

“Belum, wae?”

“Kalau begitu ayo kita pergi makan siang.” Ajak Dalma.

“Baiklah, aku juga belum makan sedari tadi pagi.”

 

 

~~~

 

“Eunhyuk oppa, kau mau makan apa? Aku mau makan yang banyak.” Aku mengembangkan senyum yang sangat lebar.

“Kau lapar atau mau menghabiskan uang ku?”

“Ish kau ini jahat sekali. Ikan teri pelit! Aku butuh es krim.”

“Kalau es krim aku bisa membelikan mu. Hahaha, bercanda.”

“Dasar~”

 

Kenapa aku ingin makan es krim? Karena es krim yang dingin mampu membuat aku bertahan dengan keadaan seperti ini.

Ku lihat Eunhyuk oppa melambaikan tangan nya, aku menoleh mengikuti arah lambaian tangan nya.

Ku dapati sosok yang aku kenal Wookie oppa dan Dalma, aku kembali mendesah dan menghadap Eunhyuk kembali.

“Yak oppa, aku rasa makan berdua lebih baikkan?” aku berbisik pada Eunhyuk.

“Sudah bersama lebih baik Hyenie.”

 

“Kau disini juga hyung?” Wookie tersenyum menatap kami.

“Nde, baru saja datang dan mau memesan, kau ingin bergabung?”

“Oh ya? Tumben sekali kau makan di luar hyung. Boleh, aku mau bergabung.” Wookie menarik kursi dan duduk di antara aku dan Eunhyuk, sementara dalma juga seperti itu.

“Aku sedang mentraktir Hyenie hahaha. Hanya es krim tapi yang dia mau.”

“Jangan berlebihan, itu karena kau pelit maka nya aku hanya makan es krim.”

 

 

Ryeowook POV

 

“Aku sedang mentraktir Hyenie hahaha. Hanya es krim tapi yang dia mau.”

“Jangan berlebihan, itu karena kau pelit maka nya aku hanya makan es krim.”

 

Es krim? Apa itu bertanda dia sedang sedih?

“Es krim? Aku juga mau itu hyung. Kau mentraktir ku jugakan?”

“Mwo? Tidak. Kau inikanpunya uang sendiri. Jadi beli lah sendiri.” Sebuah jitakan mendarat di kepala ku.

“Appo hyung, kau masih hyung yang pelit.”

“Jangan terlalu galak dan pelit.” Hyenie memukul tangan Eunhyuk hyung.

“Kau ini, ya sudah lah aku mentraktir kalian semua.” Ucap hyuk terpaksa.

“Gomawo Oppa.”

“Kau hyung yang baik!”

 

 

~~~

 

 

Aku duduk terdiam di sofa menatap kosong ke arah TV, kosong benar-benar kosong, ingin berpikir namun tak bisa. Terlalu banyak hal yang menyakitkan yang telah terjadi.

“Oppa.” Ucap ku pelan pada Eunhyuk yang ada di samping ku.

“ne, wae?” kini Eunhyuk menatap ku dalam.

“Jika aku menyerah bagaimana?” suara ku mulai sedikit bergetar.

“Menyerah? Apa maksud mu?”

“Aku menyerah oppa, aku tidak sanggup. Aku ingin berhenti. Berhenti mencintai Wookie oppa. Berhenti bertahan untuk cinta yang tidak pasti. Kau tahu perasaan kukan? Aku lelah oppa jika hanya aku yang mencoba bertahan. Sedangkan dia? Dia baik-baik saja tanpa aku. Dia bahkan terlihat sangat bahagia dengan Dalma. Aku tidak sanggup oppa.”

 

Air mata ku sudah berkumpul di pelupuk mata ku dan siap untuk tumpah dengan satu kedipan mata.

“Aku tidak sanggup melihat dia bersama Dalma, untuk satu atau dua bulan aku tidak masalah. Tp jika untuk selama nya?”

“Aku tahu perasaan mu Hyenie, aku tahu betapa sakit nya menahan rasa. Tapi kau yakin akan berhenti sampai di sini?”

 

Tak terasa air mata ku telah mengalir sedari tadi. Menumpahan segala keluh kesah yang ada pada Eunhyuk oppa itu membuat ku lebih tenang setidak nya walau hanya sedikit.

“Aku berusaha. Akan berusaha melupakan nya.”

“cara nya?”

“Akukanmasih trainee di sini, aku rasa jika aku berhenti dan kembali ke Incheon itu tidak masalah.” Aku mencoba tersenyum.

“Kau akan pergi?” terdengar desahan dari Eunhyuk oppa.

“Ya begitu lah. Kau pastikan dia tetap baik. Kau juga jangan terlalu pelit. Jaga kesehatan mu.”

“Kapan kau akan pergi?”

“Besok pagi. Nanti akan sering-sering ku kirimkankabar pada mu.”

“Aku akan merindukan mu Hyenie, dongsaeng ku yang sangat nakal.” Eunhyuk mengacak-acak rambut ku.

“Aigoo~~ aku tahu aku sangat di rindukan semua orang.”

 

 

~~~

 

 

Ryeowook POV

 

“Hyung, hyung.” Aku mencari sosok Eunhyuk di sini, namun aku tidak menemukan nya.

“Kenapa Wookie ah? Eunhyuk sedang pergi mengantar Hyenie kembali ke Incheon.” Leeteuk hyung menjelaskan.

“Mwo? Untuk libuaran?”

“Ani. Kau tidak tahu? Hyenie mengundurkan diri dari calon trainee. Dia ingin melanjutkan skolah di Incheon.”

“Aku tidak tahu sama sekali. Ah gomawo hyung.”

 

Aku berlari menuju mobil ku, berharap aku dapat mengejar Hyenie. Bodoh dia berhenti menjadi trainee disini. Dan aku bodoh sampai tidak tahu.

 

 

Jeun Hye POV

 

Hari ini aku meninggalkan nya, melupakan nya sungguh sulit namun meningat nya itu sangat pahit.

Kalau boleh waktu di putar, aku memilih tidak akan mencintai nya bahkan mengenal nya.

“Gomawo Eunhyuk oppa. Jangan lupa jaga kesehatan mu di kesibukan mu yang begitu padat.”

“Ne, kau juga. Jangan lupa hubungi aku ya untuk memberi tahu kabar mu.”

“Pasti. Oh ya, aku titipsuratini untuk Wookie oppa, sampaikan ini pada nya ya.” Aku tersenyum, lalu pelan-pelan melangkahkan kaki ku.

Aku berbalik sebentar. “Sampai jumpa di kesempatan berikut nya.” Teriak ku dan melambaikan tangan ku sebelum aku masuk ke dalam bus.

“Sampai jumpa.” Balas Eunhyuk oppa.

 

Kini aku akan memulai semua nya sendiri dan mencoba menjadi diri ku yang baru. Aku menatap kosong jalanan di dalam bus.

Butuh berapa lama aku mencoba?

Entah lah aku hanya akan mengikuti waktu yang berputar sekarang.

 

 

Ryeowook POV

 

Aku sampai dan yang ku lihat hanya ada Eunhyuk hyung. Dimana Jeunhye? Apa aku terlambat? Dia sudah pergi?

“Eunhyukie hyung!” aku berlari kea rah nya.

“Eh? Kau Wookie ya. Kenapa kau ada disini?”

“Dimana Hyenie? Dia sudah pergi? Aku terlambat?”

 

Aku merasa wajah ku panas.

“Ne, dia sudah berangkat. Ini adasuratuntuk mu.” Eunhyuk hyung menyodorkan ku sebuahsuratberamplop ungu. Warna kesukaan ku~

“Suratperpisahan.” Gumam ku pelan.

Ku bukasuratitu dan aku coba mencerna apa yang ada di dalam nya.

 

Annyeong oppa, ini surat untuk mu mungkin akan jadi yang terakhir kali.

Aku senang pernah mengenal mu walau aku menyesal karena mengenal mu.

Aku harap kau akan baik-baik saja di waktu yang akan datang.

Jadilah Wookie yang penuh dengan kesuksesan tanpa halangan.

Aku babo yeoja, tidak kuat menghadapi semua

Menyerah di tengah jalan seperti ini.

Tapi ini terlalu menyiksa ku oppa.

Tidak mudah aku lalui semua sendiri

Melihat mu tidak memikirkan nya.

Satu kalimat yang ingin aku ucapkan pada mu

“Aku mencintai mu, walau aku tak dapat memiliki mu.

Aku tahu melupakan mu itu sangat sulit, tapi mengingat mu akan

Lebih sulit lagi untukku.”

1 lagi untuk mu

“SARANGHAEYO KIM RYEOWOOK.”

“Gomawo untuk waktu mu yang telah kau berikan.”

 

 

-Lee Jeun Hye-

 

“Dia benar-benar ingin meninggalkan ku? Babo ya.”

“Kejar dia saja Wookie ya? Kau mencintai nya? Dia yeoja, dia bilang dia lelah hanya bertahan sendiri. Sedangkan kau baik-baik saja tanpa dia.”

“Dia lelah?” ucap ku lirih.

 

 

***

 

Aku masih menatap kosong jalanan yang aku lewati. Jujur saja ini masih sulit untuk melupakan nya. Sakit tapi jika mengingat nya.*dari hati author*

“Wookie oppa, selamat tinggal. Ah doakan aku bisa melupakan mu dengan baik.” Aku mendesah pelan.

 

#CIIIITTTT

 

Bus yang aku tumpangi mengerem bus nya. Tidak telalu kencang namun tetap saja membuat kepala ku mulus menabrak bangku depan ku.

“Yak, apa-apaan bus ini.” Caci ku sambil mengelus-elus kepala nya yang terpentok.

 

“Kau gila ya anak muda? Kau mau cari mati?” aku mendengar teriakan supir pada namja di depan nya.

Yang benar saja namja itu, memberhentikan bus dengan mobil nya di tengah jalan seperti ini. Dia piker ini jalanan milik nya seorang?

“Mianhae ahjussi, tapi aku ingin menjemput yeoja chingu ku.” Namja itu berkata. Aku tidak terlalu jelas melihat nya. Dia berkali-kali membungkukan badan nya. Dan aku juga tidak peduli dengan dia.

“Aish~ anak jaman sekarang selalu saja merepotkan jika sedang bertengkar. Cepat temui dan bawa dia bersama mu.”

“Ah kamsahamnida ahjussi. Tunggu sebentar ya.”

 

Ku lihat dia menghampiri ku, “Wookie? Ish untuk apa dia disini?” aku berpura-pura untuk membereskan barang bawaan ku di bawah kursi agar dia tidak melihat ku.

“Hyenie ya, ayo ikut aku.” Aku terlambat rupa nya, dia telah melihat ku dan menarik ku. Semua mata menuju ke arah ku.

Perasaan ku jadi tidak enak jika bus ini tidak jalan karena aku. “Mianhae ya yoerobun.”

Aku melangkahkan kaki ku mengikuti Wookie.

“keterlaluan.” Gumam ku.

 

Kini kami telah turun dari bus dan berada di pinggir jalan, dia membalikan badan nya menghadap ku “Keterlaluan? Kau yang keterlaluan Hyenie pergi begitu saja.”

“Kau yang keterlaluan, membuat aku menunggu mu. Kau pikir aku manusia super yang mampu bertahan sendiri?”

“Aku tahu. Lalu aku harus bagaimana? Jebal Hyenie ya jangan pergi.”

“tidak bisa oppa, ini sudah keputusan ku.” Aku tidak menangis. Apa aku hebat? Bukan, tapi air mata ku sudah kering karena terlalu banyak menangis.

 

Wookie oppa berlutut di hadapan ku “Aku tahu kau tak mampu bertahan sendiri, karena itu aku disini. Aku disini untuk bertahan bersama mu. Aku tidak mau kau jauh dari ku. Mianhae tidak peduli dengan mu. Tapi sekarang kau bukan lagi di agency yang sama. Kita bisa memulai nya lagi Hyenie ya.”

“Jika kau telah berjuang untuk selama ini, maka sekarang biarkan aku berjuang untuk mengembalikan mu ke dalam hidup ku.” Lanjut nya.

“A..aku ragu.” Ucap ku tertunduk.

 

Tiba-tiba ada seseorang menjitak kepala ku “Babo ya dongsaeng ku. Ish, soal cinta kau sangat lemat. Ragu? Untuk apa ragu kalau kau masih mencintai nya?” ucap Eunhyukie oppa.

“yak, aku tidak minta pendapat mu oppa. Sejak kapan kau ada disini?”

“Sejak tadi saat Wookie membawa mu turun.”

“Jadi bagaimana Hyenie?”

“Ah baiklah. Aku sangat bahkan sangat sangat mencintai mu oppa. Jika ada kesempatan kedua untuk bersama mu aku tidak akan melepaskan nya lagi.” Aku tersenyum.

“Saranghae Hyenie ya.” Dia memeluk ku erat.

“Nado oppa.”

 

 

“Cinta bagi ku adalah sebuah perjalan. Perjalan panjang yang terlalu banyak menyimpan kisah dan teka teki. Entah akhir nya kau akan bahagia atau bersedih karena nya.

Cinta yang sempurna bagi ku saat aku mampu bertahan dan meraih nya kembali.

Cinta yang sempurna saat Tuhan memberikan mu kesempatan untuk merasakan nya lagi.

Cinta yang sempurna saat akhir nya kau mengenggam nya bersama orang yang kau cintai dan mencintai mu.”

 

 

 

-The End-

6 thoughts on “FF ~ Perfection Love

  1. bagus ff nya 😀
    coba di buat part nih .
    wihh. wookie jago naik mobil nye wkwkw. bisa ngedahuluin bus gitu ye. ahahha .
    dalma eksis bener si ce , ada mulu
    lanjut ye buat ff laen, trutama yg cast nye jonghun ❤ *kabur*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s