Evil’s LOVE {Part 1}

Author : Lee Jeun Hye

Cast : Cho Kyuhyun, Lee Jeunhye

Genre : Romance, Comedy, and i hope angst xD

Length : Series

Rating : T

 

Jeunhye POV

 

Aku bersiap di sini. Di sebuah stadium yang begitu megah. Untuk apa? Tentu saja untuk melihat idola kesayanganku Super Junior. Namun kenyataannya adalah aku disini hanya sekedar menjadi stalker bukan penonton. Namun begitu aku tidak putus asa untuk bisa bertemu mereka.

Aku mulai berlari menyusuri lapangan saat orang-orang berteriak ‘Itu bus mereka datang!’ aku mensejajarkan diri dengan penggemar-penggemar yang lain untuk bisa di barisan paling depan menyabut bus mereka.

“Oppa!! Ryeowook oppa!!” aku berteriak sekuat tenaga.

Ryeowook-anggota super junior yang imut sekali dan memiliki suara yang indah-dialah yang mampu membuat aku begitu mencintai Super Junior sampai saat ini. Aku membawa banner bertuliskan namanya. Memakai bando telinga kelinci dan memakai kaos bergambar jerapah. Benar-benar ingin menunjukan kalau aku adalah fansnya.

Aku masih berlari..

Dan..

BRUKKK

 

Semua orang memandangku sekilas saat aku terjatuh dan kembali pada urusan mereka lagi. Aku mengumpat dalam hati karena mereka tidak menolongku sama sekali! Aku menyingkir dari kerumunan orang-orang itu dan mengobati lukaku dan bus yang membawa Super Junior pun telah menghilang, semua orang kembali bersiap untuk masuk ke tempat mereka untuk menonton.

Hari semakin gelap dan aku-yang sendirian-berjalan-jalan disekitar stadium. Memang aku berencana untuk disana sampai konser mereka selesai.

Aku duduk di pinggir trotoar untuk memakan rotiku. Mengisi perutku yang belum makan sedari tadi dan hendak mengadakan aksi mogok bertenaga.

 

“ehem..”

Aku menoleh ke asal suara yang berdeham dihadapanku. Ingin sekali rasanya aku mengumpat karena dia mengganggu acara mengisi perutku.

“Ka..u?” ucapan ku terbata karena aku masih shock melihat siapa yang ada dihadapanku. Walau dia pakai masker dan kacamata untuk menutupi wajahnya. Tapi sebagai fans tidak bisa ku pungkiri kalau aku masih mengenalnya.

“Kau tahu aku siapa?”

“Tentu saja bodoh!”

“Kalau begitu tolong jangan berteriak atau kita harus kabur bersama.” ucapnya pelan.

“Kau kira aku gadis yang senang melihatmu disini?”

Dia terlihat kaget mendengar ucapanku “Maksudmu?”

“Tentu saja aku akan sangat histeris kalau yang dihadapanku itu Ryeowook oppa bukan kau.” Ucapku ketus.

“Ah terserah kau saja. Sekarang Bantu aku!”

“Apa? Seenaknya menyuruhku begitu.” Aku bangkit berdiri untuk pergi namun tangan nya memegangiku kuat.

“Ayolah Bantu aku… aku tidak tahu caranya kedalam karena aku nyasar distadium yang sebesar ini.”

Aku meledakkan tawaku seketika saat mendengar penjelasannya. Jadi dia nyasar? Astaga seorang seperti Cho Kyuhyun yang terkenal pintar itu bahkan tersesat di tempat dia akan mengadakan konser.

Konser? Tunggu itu artinya dia ditunggu bukan?

Tawaku terhenti dan menatapnya “Baiklah akan ku antar kau sampai depan.”

“Hanya sampai depan? Kau tidak mau masuk ke backstage?” tawarnya dengan senyum yang mengerikan.

“Hah? Aku tidak salah dengar? Tapi jangan lah nanti aku akan terkena damprat karena kesalahan fatal.”

Tentu saja kalau sampai fans yang lain tahu aku bisa mati didemo karena aku terlalu beruntung. Karena penggemar si setan ini lebih banyak dari pada Ryeowook oppa.

“Kau yakin? Aku bisa membuatmu bertemu Ryeowook hyung sebagai rasa terima kasihku.”

“Tidak lupakan saja. Aku tidak mau mati muda.”

Diam sesaat dan aku benci keadaan seperti ini. Dan perjalanan ke stadium terlalu jauh dari tempatku bertemu dengannya tadi.

“Kenapa kau tersesat?”

Dia menatapku sebentar dan menatap lurus lagi ke jalanan “Aku tadi ditinggal karena main game jadi aku sendirian kesini. Ini pertama kalinya kami konser disini jadi aku bingung.”

“Cih! Game dan game terus yang kau lakukan. Dasar maknae tak berguna.” Omelku refleks.

“Apa? Kau mau mati?”

Aku terdiam mendengar ancamannya. Benar-benar orang yang dingin seperti yang diberitakan. Kenapa begitu banyak fans yang menyukainya kalau sikapnya begini?

“Diam lah Cho Kyuhyun! Kenapa harus aku yang bertemu denganmu? Kenapa? Astaga mimpi apa aku semalam bertemu orang yang aku benci?”

“APA? Kau membenciku?” ucapnya setengah berteriak membuatku terkejut.

“Sial kau! Jangan berteriak seperti itu!”

“Aku menyesal kenapa aku meminta bantuanmu dan ingin mempertemukan kau pada Ryeowook hyung karena kenyataannya kau antifan ku!”

“Aku tidak pernah menyuruhmu memilihku untuk membantumu! Kalau kau tidak mau. Aku mau pulang sekarang.”

Dia lagi-lagi menarik tanganku dan kali ini lebih kasar.

“Kau mau buat aku nyasar lagi hah?”

“Astaga!! Kenapa Super Junior punya maknae seperti mu? Tidak punya sopan santun.”

“Yak! Liat saja kau nanti!”

 

***

 

Masih diam dan masih berjalan menuju stadium. Mengapa jalanan ini terasa panjang sekali? Aku hampir mati karena bersebelahan dengan Cho kyuhyun yang ku benci. Hmm sebenarnya bukan benci hanya tidak suka padanya karena ada beberapa fansnya yang begitu ‘mendambakannya’ sampai lupa diri dan sangat amat sombong.

“Sudah sampai” akhirnya penderitaanku berakhir juga!

“Gomawo.” Ucapnya singkat dan melangkahkan kakinya.

Aku baru saja mau mebalikan badanku untuk bergegas pergi tapi lagi-lagi dia menarik tangan ku entah aku harus senang karena disentuh oleh idola atau kesal karena dia terus-terusan menarik tanganku.

Aku meoleh “Apa lagi?” tanya ku dingin.

“Kau masuk! Aku tidak mau lukamu itu membusuk.”

Aku memandangnya kesal dan bingung. Bagaimana dia tahu aku punya luka dibalik celanaku?

“Kau tahu aku terluka?”

“Tentu saja bodoh! Aku melihatmu terjatuh saat kau didekat bus kami.”

“Ah itu memalukan sekali kalau kau yang melihatku seperti itu.”

Dia tertawa puas “Kau masih punya malu hah?”

Aku mendengus kesal “Ah lupakan aku tidak jadi masuk kedalam. Cepatlah kau masuk atau fans mu akan setia menjauhimu.” Aku bersiap berbalik lagi untuk pergi namun kenyataannya dia menarik paksa aku masuk dengan kasar.

Orang memerhatikan aku dan setan ini dengan tatapan bingung. Tatapan penuh tanya ‘sedang apa mereka?’ ‘siapa gadis itu?’ ‘tidak mungkin itu pacarnya kan?’

“Lepaskan aku Cho Kyuhyun! Aku bisa berjalan sendiri. Apa begini caramu berterima kasih!”

“Kita sudah sampai. Jangan berisik!”

Dia membuka pintu yang bertuliskan “super junior” aku sendiri tidak karuan karena mimpiku menjadi nyata walau tak seindah khayalanku tentu saja.

“Annyeong hyung! Maaf aku terlambat.” Ucapnya sambil membungkuk. Dan aku hanya berdiri mematung dibelakang punggung Kyuhyun.

“Dari mana saja kau hah? Kau mau membuat kacau semua? Dasar setan!” Eunhyuk mengomel panjang sekali dan aku masih terdiam.

“Yak! Aku kan sudah minta maaf. Lagipula salah kalian meninggalkan ku sendiri dan membuat aku nyasar untuk masuk ke gedung ini!”

“Sudahlah yang penting kan Kyuhyun datang sebelum show dimulai jadi kita aman.” Leeteuk menegahi.

Ah~ dia tampan sekali dan baik! Aku mulai menganggumi setiap member selain Ryeowook yang selama ini ku kagumi.

“Dia siapa Kyu?” Ryeowook oppa menunjukku.

DEG

 

Sial. Aku masih lengkap dengan atribut penuh Ryeowook bukan sekarang? Aku menelan ludahku.

“Oh dia yang membantuku menemukan backstage ini. Dan sebagai rasa terima kasih aku membawanya kesini.” Jawab kyuhyun dengan enteng.

“Wah! Baik sekali kau ini. Terima kasih ya!” Sungmin berseru senang dan tersenyum kepadaku.

“Kenapa kau diam saja? Kau takut pada kami?” Gantian Yesung yang menatapku.

Aku menggeleng cepat. Bagaimana aku bisa takut dengan makhluk-makhluk ciptaan Tuhan yang seperti ini?

“Kau ELF?” Shindong menghampiriku sebentar dan mengamati wajahku yang kotor dan tidak enak dilihat.

Aku mengangguk.

“Yak! Tadi diluar kau berteriak-teriak padaku! Sekarang kau bahkan seperti orang bisu!”

“Diamlah Cho Kyuhyun! Aku sedang mengagumi mereka dan menyatakan kalau aku tidak mimpi!” akhirnya ucapan pertamaku keluar setelah diam sekian lama.

Mereka semua tertawa melihat ucapanku. Astaga apa yang aku lakukan? Memalukan!

“Kau Ryeowook biased?” Donghae menunjuk segala atributku dari atas sampai bawah.

“Ne.”

“Yah! Kenapa kau bukan Kyuhyun biased? Kalian ini sama-sama suka berteriak.”

“MWO? Tidak! Tidak akan! Aku benci manusia seperti dia!” aku cepat-cepat mencari pembelaan.

“Lalu kenapa kau menolongnya?”

“Karena dia memaksaku.”

Kyuhyun melirikku tajam seketika. Wajahnya terlalu seram bahkan sangat seram!

“Hahaha. Kau ini lucu sekali. Jadi siapa namamu?”

“Ah iya Lee Jeun Hye imnida.” Aku membungkuk 90derajat.

“Namamu jelek sekali?” Kyuhyun melenggang mendekati Eunhyuk yang duduk dekat jendela.

“Sialan kau Kyuhyun! Kau kira namamu bagus hah?” aku bisa mati emosi jika dekat-dekat dengan Kyuhyun terlalu lama.

“Aku pulang dulu kalau begitu. Sebentar lagi show dimulai kan?”

“Kau tidak menonton kami?” Ryeowook oppa mendekati.

Aku merasa kakiku sedikit gemetar karena kini dia sudah berada tepat disampingku. Dan aku menggeleng sebagai jawabanya. Berharap dia cepat berlalu dari hadapanku sebelum aku pingsan.

“Kenapa?” dia masih bertanya.

“Aku kehabisan tiket.”

“Oh ya? Kalau begitu duduklah disini dulu sebelum konser dimulai sebagai penggantinya.”

Ryeowook menarik tangan ku dan aku membeku seperti es sekarang. Antara senang, malu dan aku tidak bisa memikirkan nya!

“Duduklah disini.. kami baru mulai show 1 jam lagi dan kau bisa mengobati lukamu dulu.” Ryeowook oppa tersenyum padaku.

“Luka? Kau tahu aku terluka?” aku bingung kenapa mereka tahu aku terluka. Apa mereka melihatku terjatuh?

“Ne, kami melihatmu terjatuh tadi. Tapi maaf kita tidak bisa menolongmu.” Leeteuk berucap seperti bisa membaca pikiranku.

“Oh..”

“Kau mau makan?” Kangin oppa memandangku dan tersenyum. Wah! Dia tampan sekali!

‘Tidak.. aku sudah makan tadi.” Bohongku tentu saja.

“Jangan bohong! Tadi kan kau tidak jadi makan rotimu!” teriak Kyuhyun seketika.

“Yak! Tidak usah penuh emosi begitu kalau kau mau mengatakan aku seperti itu!”

“Sudah cepat sana makan!”

“Shireo! Kenapa kau itu menyebalkan Cho Kyuhyun?”

Kyuhyun POV

 

Aku memandangnya kesal. Yeoja menyebalkan itu. Kalau saja ada orang lain yang bisa aku minta tolong pasti aku tidak akan pernah mengenalnya.

“Diam kau!”

Aku bangkit berdiri dari tempatku dan duduk disampingnya. Memaksa dia membuka mulutnya dan menyuapkan makanan kedalam mulutnya.

“Lepaskan aku setan jahat! Aku bukan anak kecil.” Omelnya disela-sela ‘makan’ paksa itu.

“Harusnya kau senang karena aku seorang Cho Kyuhyun mau menyuapi kau makan.” Ucapku bangga lalu tersenyum senang.

“Cih! Aku tidak sudi kalau kau yang menyuapiku.”

“Lalu untuk apa kau jadi ELF?!”

“Tentu saja karena mereka bukan kau!”

 

Aku kembali memandangnya tajam seperti ingin mengatakan ‘lebih baik kau mati sekarang’ dan dia langsung memalingkan wajahnya cepat.

“Sudahlah jangan seperti anjing dan kucing. Biar dia makan sendiri Kyuhyun-ah.” Sungmin hyung menepuk pundakku sebentar.

Aku melepaskan piring yang ku pegang sedari tadi. Aku sendiri bingung kenapa aku memaksa dia makan seperti ini. Ckckck.. mungkin aku cuma ingin agar dia tidak sakit? Entahlah..

“Makan! Awas kau tidak makan.”

“Kau menyebalkan!”

Dia meneriakiku pelan lalu mulai memakan makanannya sendiri.

“Kalian kenapa menatapku seperti itu?” seakan tersadar hyung-hyungku melihatnya, dia bertanya setelah berhasil menelan makanannya.

“Tidak, kau itu lucu sekali hahaha..” Leeteuk melipat kedua tangan nya di depan dada.

Dia mengerucutkan bibirnya dan membuat dia terlihat lucu? Hmm lucu? Hei Cho Kyuhyun apa yang kau pikirkan sekarang? Dia itu menyebalkan bukan?

“Apa nya yang lucu dengan gadis itu?” tanyaku ketus.

“Yak! Cho Kyuhyun! Kau yang membawanya kesini tapi kau pula yang bersikap jahat seperti itu padanya.” Ryeowook hyung mulai menceramahiku. Pasti karena gadis ini adalah fansnya.

“Bela saja terus fans-mu itu hyung.” Lalu aku berdiri dan meninggalkan mereka. Lebih membela fans dari pada anggota sendiri itu keterlaluan.

 

Author POV

 

“Jeunhye-ya.. Maafkan Kyuhyun ne?” Yesung mendekatkan dirinya pada Jeunhye yang masih terpaku menatap sosok Kyuhyun yang pergi meninggalkan ruangan itu.

“Huh?” hanya itu responnya pada Yesung.

“Kau terpesona padanya?” Donghae terkekeh melihat ekspresi Jeunhye.

Dengan segera dia menggeleng kuat “Shireo! Sampai kapanpun aku tidak pernah terpesona olehnya.” Jawab Jeunhye mantap.

“Kenapa kau tidak menyukainya?” pertanyaan Eunhyuk seperti menghakimi Jeunhye saat itu juga. Kalau dipikir-pikir tidak logis memang membenci idola hanya karena temannya-sesama fans.

“Hmm itu karena…” terdiam sejenak memikirkan kata-kata terbaik agar alasannya itu masuk akal.

“Apa?”

“Sudahlah lupakan saja. Aku akan pulang sekarang. Gomawo untuk semuanya. Maaf jika aku merepotkan dan membuat kalian… bingung dengan sikap kasarku. Tenang saja aku tetaplah ELF.” Jeunhye membungkukan badannya 90derajat pada Oppadeul dihadapannya.

“Ne, gomawo juga sudah membawa Kyuhyun kemari. Senang bertemu denganmu. Semoga kita bisa bertemu lagi nanti.” Ryeowook menjulurkan tangannya untuk bersalaman dan Jeunhye hanya bisa tersenyum lebar sambil menerima tangan Ryeowook untuk bersalaman.

“Annyeong!”

 

Jeunhye POV

 

Mimpi apa aku semalam? Huwaaa.. setidak nya aku sangat beruntung hari ini walaupun tidak menonton konser nya tapi aku mengobrol dengan mereka. Tunggu? Tapi kenapa aku tidak berfoto dan meminta tanda tangan mereka?

Aku menepuk keningku pelan.

“Jeunhye ya kau babo sekali! Bahkan lupa akan hal tersebut gara-gara terpesona.”

Aku menendang batu disekitarku dengan kesal. Menyia-nyiakan kesempatan yang mungkin tidak akan datang untuk kedua kalinya.

Aku duduk di halte bus dengan wajah cemberut masih tidak terima kalau aku membuang kesempatan emas.

Bus yang aku tunggu pun tak kunjung datang. Aku meronggoh tasku untuk melihat ponselku dan aku baru sadar dompetku tidak ditempatnya.

“Astaga! Dimana dompetku? Aish babo Jeunhye lagi! Bagaimana aku bisa pulang kerumah?” aku menggerutu kesal tanpa peduli dengan orang-orang disekitarku.

 

Aku terduduk lemas memikirkan aku yang harus berjalan kaki pulang kerumah yang sangat jauh dari sini. Membuang tenaga dan waktu! Membayangkannya saja aku tidak sanggup.

“hey!” aku mengenali suara itu dan seketika menoleh saat itu juga.

“Kau?” aku masih terkejut dengan Kyuhyun dengan kacamata, topi dan masker menutupi keseluruhan wajahnya yang masih terenggah-enggah mengatur nafasnya. Seperti nya dia berlari, tapi buat apa?

“Ini. Lain kali berhati-hatilah. Gadis babo!” dia menyodorkan dompetku.

Aku masih terpaku menatapnya. Apa benar seorang Cho kyuhyun begitu berbaik hati?

“Oh gomawo. Maaf merepotkanmu.” Aku membungkuk padanya.

“Ckckck. Hanya berterima kasih? Besok kau harus ke Dorm sebagai ucapan terima kasihmu!”

“APA?”

Sial! Ternyata dia tidak sebaik yang barusan aku pikirkan.

 

-TBC-

 

3 thoughts on “Evil’s LOVE {Part 1}

  1. heyyy~~~
    aku datang untuk absen.
    nyahahahahah.

    agak aneh baca jeun hye sama kyu.
    tapi tetep bisa bayangin si g.
    ahahahahah.

    tolong dongg.
    masukin couple soohae ato yunsoo ato yunsoohae juga bolehh >,<
    pelisssss.
    wuakakakakakakak.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s